September 26th, 2007 by hendifz
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaaha illallaah, Allaahu akbar!
malam itu di sebuah ruangan kamar bersalin RSMH, VK2-a, tengah berjuang seorang ibu dengan Diagnosis G4P3Ao hamil aterm KPSW 2 jam JTH Preskep. dia tengah berjuang melahirkan buah hatinya yang ke-empat dengan susah payah. padahal anak pertama sampai ketiga lahir normal dengan bobot bayi yang lebih besar dari perkiraan bobot bayi yang sekarang sedang berusaha dilahirkannya.
Ada sesuatu yang menarik tergantung pada pakaian ibu itu, sebuah gunting lipat stainless steel yang kecil dengan harapan sang jabang bayi dapat lahir dengan selamat dan si ibu pun selamat.
Subhanallah! setelah sekian lama akhirnya tibalah saat itu, pembukaan telah lengkap, para dokter pun memimpin persalinan. proses persalinan berjalan alot, si ibu nampak begitu ketakutan dan kesakitan, padahal ini anak ke-empat yang biasanya kalau anak ke-3 dst si ibu "batuk/bersin" saja sang bayi dapat brojol lahir.
Mungkin Allah menyerahkan semua kepada gunting tadi, apakah gunting kecil itu dapat memberikan manfaat walau sedikit!!!
Dokter residen obgyn yang ikut membantu semakin banyak… kemudian ada seorang dokter yang melepaskan "JIMAT" si ibu, aneh memang, setelah jimat tersebut dilepaskan si ibu nampak tenang dan dapat mengikuti instruksi para dokter dengan lebih baik, dan tak lama kemudian lahirlah si jabang bayi dengan selamat. ALLAHU AKBAR!!
Posted in Uncategorized | No Comments »
May 14th, 2007 by hendifz
Apakah kau tahu pendidikan…?
Emh, itu tuuuu, sesuatu yang katanya wajib bagi setiap muslim dan muslimat kemudian ditegaskan lagi dengan program WAJAR 9 Tahun tapi ternyata amat sulit dijangkau banyak putra bangsa berpenduduk mayoritas muslim ini karena pendidikan adalah sesuatu yang EKSLUSIF, MAHAL, tapi toh hasilnya…. Jutaan pengangguran baru setiap tahunnya adalah alumni2 pendidikan…???
Lalu apa yang telah dihasilkan Pendidikan di negeri zamrud Khatulistiwa ini…?
1. Pengangguran besar-besaran karena produknya adalah manusia-manusia miskin ilmu, miskin kreativitas, miskin semangat juang, miskin akhlak, rapuh jiwanya…
2. Jual beli Ijazah sebagai prasyarat menjadi kuli di perusahaan2 karena pengertian bekerja dalam kamus pendidikan di Indonesia Raya ini adalah menjadi karyawan, bukan menjadi saudagar/pengusaha yang membuka ladang usaha dan lapangan kerja.
3. KORUPTOR, PEMALAS, PENIPU dan BAJINGAN2 ulung karena uji kompetensi dalam berbagai bentuknya mudah sekali bocor dan mudah didapat kunci jawabannya asalkan ada UANG. tiada lagi rasa hormat kepada GURU karena meraka adalah pencetak kebobrokan2 yang sangat halus dengan memberi dan mengedarkan kunci jawaban ujian dengan tujuan almamaternya tidak tercoreng karena ada beberapa (baca: BANYAK) siswa bodoh yang tidak lulus. padahal secara tidak langsung hal ini menunjukkan semangat kerja, kesungguhan menjalankan tugas MENDIDIK (bukan hanya mengajar) dan program sekolah ybs yang BOBROK. bila program sekolah, semangat kerja dan kesungguhan menjalankan tugas sebagai PENDIDIK yang notabene mengajarkan juga bagaimana keteladanan dalam berbagai segi kebaikan DIPERHATIKAN dengan sungguh2, maka sang guru, kepala sekolah, pejabat DIKNAS tidak perlu khawatir akan evaluasi pendidikan (ujian2) apapun nama dan bentuknya…
Ahhh, itukah gambaran umum pendidikan kita???
Kepada para guru, murabbi/ah, ustadz/ah…
mari lihat diri dan sekeliling kita
puaskah kita dengan keadaan umum seperti ini?
akal sehat yang terasah dengan simpati dan empati dengan semanga iman pasti akan berteriak:
TIDAAAAAAAAK!!!!
Aku tak rela membiarkan diri, keluarga dan saudara2ku seiman, sesama manusia jatuh dalam kenistaan dan menggeloranga azab jurang neraka…
BISMILLAAHI… Aku akan bangkit dan menTARBIYYAH (mendidik) ummat ini sehingga penyembahan hanya untuk ALLAH semata dan seluruh IPTEK dikembangkan untuk mendukung misi ini…
ALLAAHU AKBAR…!!!
Posted in Uncategorized | No Comments »